November 2016
Rabu, 30 November 2016
Hari Guru Nasional
Andai kata matahari tiada
Dunia akan beku dan bisu
pelangi tiada akan pernah terpancar
kehidupan tiada akan pernah terlaksana
Disaat titik kegalauan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang nampak dari sudut-sudut bibirmu
Dan gerak-gerik tubuhmu
Engkau sinari jalan-jalan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa sepan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sirna di terpa angin usia
Guru……..
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti
Guru……
Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua jasa-jasa mu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa-jasa mu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku, engkau pahlawan ku
Dunia akan beku dan bisu
pelangi tiada akan pernah terpancar
kehidupan tiada akan pernah terlaksana
Disaat titik kegalauan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang nampak dari sudut-sudut bibirmu
Dan gerak-gerik tubuhmu
Engkau sinari jalan-jalan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa sepan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sirna di terpa angin usia
Guru……..
Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti
Guru……
Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua jasa-jasa mu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa-jasa mu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku, engkau pahlawan ku
Selamat Hari Guru Nasional
Selasa, 29 November 2016
Minggu, 27 November 2016
SEJARAH HARI SANTRI NASIONAL
KH. Hasyim Asy’ari sebagai ulama pendiri NU menyerukan jihad dengan
menyatakan bahwa upaya “membela tanah air dari penjajah hukumnya
fardlu’ain atau wajib bagi setiap individu”.
Seruan Jihad yang dikobarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari berhasil
membakar semangat para santri yang merupakan bagian dari Arek-arek
Surabaya kaum pejuang kala itu untuk menyerang markas Brigade ke-49
Mahratta pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby.
Dalam pertempuran yang berlangsung selama 3 hari berturut-turut
tanggal 27, 28, 29 Oktober 1945, Jendral Mallaby tewas bersama dengan
lebih dari 2000 pasukan inggris yang menyertainya.
Peristiwa meninggalnya Mallaby tersebut membuat marah angkatan perang
Inggris, hingga berujung pada peristiwa berdarah 10 November 1945,
dimana saat itu ribuan pahlawan gugur dalam membela kemerdekaan Republik
Indonesia, sehingga setiap tanggal 10 November ditetapkan sebagai
tonggak sejarah hari Pahlawan Nasional.
Kemerdekaan indonesia tidak akan pernah lepas dari peran para Ulama
dan santri, mereka berjasa besar berperan aktif dalam mewujudkan
Kemerdekaan, sebagaimana diungkapkan oleh Bung Tomo “sekiranya tidak ada
kalimat Takbir “Allahu Akbar” saya tidak tahu bagaimana caranya
membakar semangat para pejuang”, Selamat Hari Santri Nasioal 2016.
Langganan:
Postingan (Atom)



