Rabu, 30 November 2016

Sholat

Sholat Sholat Sholat

Hari Guru Nasional

Andai kata matahari tiada
Dunia akan beku dan bisu
pelangi tiada akan pernah terpancar
kehidupan tiada akan pernah terlaksana
Disaat titik kegalauan menghampiri
Terlihat setitik cahaya yang kami cari
Yang nampak dari sudut-sudut bibirmu
Dan gerak-gerik tubuhmu
Engkau sinari jalan-jalan kami yang buntu
Yang hampir menjerumuskan masa sepan kami
Engkau terangi kami dengan lentera ilmu mu
Yang tiada akan pernah sirna di terpa angin usia

Guru…….. 

Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan
Disaat kami tak mendengarkan mu
Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah
Untuk mendidik kami
Darimu kami mengenal banyak hal
Tentang mana warna yang indah
Tentang garis yang harus di lukis Juga tentang kata yang harus dibaca
Engkau membuat hidup kami berarti

Guru…… 

Tiada kata yang pantas kami ucapkan
Selain terimakasih atas semua jasa-jasa mu
Maafkan kami bila telah membuatmu kecewa
Jasa-jasa mu akan kami semat abadi sepanjang hidup kami
Terimakasih guruku, engkau pahlawan ku 
Selamat Hari Guru Nasional

Minggu, 27 November 2016






 SEJARAH HARI SANTRI NASIONAL

Sejarah Sejarah Hari Santri Nasional bermula dari Resolusi jihad yang dicetuskan oleh Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 oktober tahun 1945 di Surabaya untuk mengantisipasi munculnya kembali kaum penjajah kolonial belanda yang mengatas namakan diri mereka NICA.
KH. Hasyim Asy’ari sebagai ulama pendiri NU menyerukan jihad dengan menyatakan bahwa upaya “membela tanah air dari penjajah hukumnya fardlu’ain atau wajib bagi setiap individu”.
Seruan Jihad yang dikobarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari berhasil membakar semangat para santri yang merupakan bagian dari Arek-arek Surabaya kaum pejuang kala itu untuk menyerang markas Brigade ke-49 Mahratta pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby.
Dalam pertempuran yang berlangsung selama 3 hari berturut-turut tanggal 27, 28, 29 Oktober 1945, Jendral Mallaby tewas bersama dengan lebih dari 2000 pasukan inggris yang menyertainya.

Peristiwa meninggalnya Mallaby tersebut membuat marah angkatan perang Inggris, hingga berujung pada peristiwa berdarah 10 November 1945, dimana saat itu ribuan pahlawan gugur dalam membela kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga setiap tanggal 10 November ditetapkan sebagai tonggak sejarah hari Pahlawan Nasional.
Kemerdekaan indonesia tidak akan pernah lepas dari peran para Ulama dan santri, mereka berjasa besar berperan aktif dalam mewujudkan Kemerdekaan, sebagaimana diungkapkan oleh Bung Tomo “sekiranya tidak ada kalimat Takbir “Allahu Akbar” saya tidak tahu bagaimana caranya membakar semangat para pejuang”, Selamat Hari Santri Nasioal 2016.

 
Top